<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bernadetaitarini's Blog</title>
	<atom:link href="http://bernadetaitarini.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Feb 2009 10:35:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bernadetaitarini.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bernadetaitarini's Blog</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bernadetaitarini.wordpress.com/osd.xml" title="Bernadetaitarini&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bernadetaitarini.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ergonomi makro</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2009/02/02/ergonomi-makro/</link>
		<comments>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2009/02/02/ergonomi-makro/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 13:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bernadetaitarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetaitarini.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[All about ergonomi makro Sebelum membahas tentang ergonomi makro, harustau dulu tentang ergonomi….. Ngerti donk anak TI apa itu ergonomi???????????????? Mulai dari APK 1 klo g salah ergonomi dah di singgung2, inget gak?? Diingetin lagi yah…. Ergonomi Ergonomi yaitu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Sasaran penelitian ergonomi adalah manusia saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=23&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>All about ergonomi makro<br />
Sebelum membahas tentang ergonomi makro, harustau dulu tentang ergonomi…..<br />
Ngerti donk anak TI apa itu ergonomi????????????????<br />
Mulai dari APK 1 klo g salah ergonomi dah di singgung2, inget gak??<br />
Diingetin lagi yah….<br />
Ergonomi<br />
Ergonomi yaitu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Sasaran penelitian ergonomi adalah manusia saat bekerja dalam lingkungan. Secara singakat dapat dikatakan bahwa ergonomi adalah penyesuaian tugas pekerjaan dengan kondisi tubuh manusia untuk menurunkan stress yang akan dihadapi. Upayanya antara lain berupa menyesuaikan ukuran tempat kerja dengan dimensi tubuh agar tidak melelahkan. Dan pengaturan suhu, cahaya, serta kelembaban bertujuan agar sesuai dengan kebutuhan manusia.<br />
Ada beberapa definisi menyatakan bahwa ergonomi ditujukan untuk<br />
“fitting the job to the worker”, sementara itu ILO antara lain menyatakan,<br />
sebagai ilmu terapan biologi manusia dan hubungannya dengan ilmu teknik<br />
bagi pekerja dan lingkungan kerjanya, agar mendapatkan kepuasan kerja<br />
yang maksimal selain meningkatkan produktivitasnya”.<br />
Ruang lingkup ergonomik sangat luas aspeknya, antara lain meliputi :<br />
- Tehnik<br />
- Fisik<br />
- Pengalaman psikis<br />
- Anatomi, utamanya yang berhubungan dengan kekuatan dan gerakan otot<br />
dan persendian<br />
- Anthropometri<br />
- Sosiologi<br />
- Fisiologi, terutama berhubungan dengan temperatur tubuh, Oxygen up<br />
take, pols, dan aktivitas otot.<br />
-	Desain, dll</p>
<p>Penerapan Ergonomi di tempat kerja bertujuan agar pekerja saat<br />
bekerja selalu dalam keadaan sehat, nyaman, selamat, produktif dan<br />
sejahtera. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, perlu kemauan,<br />
kemampuan dan kerjasama yang baik dari semua pihak. Pihak pemerintah<br />
dalam hal ini Departemen Kesehatan sebagai lembaga yang bertanggungjawab<br />
terhadap kesehatan masyarakat, membuat berbagai peraturan,<br />
petunjuk teknis dan pedoman K3 di Tempat Kerja serta menjalin kerjasama<br />
lintas program maupun lintas sektor terkait dalam pembinaannya</p>
<p>Setelah mengetahui apa itu ergonomi sekarang coba kiata membahas tentang ergonomi makro….<br />
Ergonomi dengan ergonomi makro tentunya mempunyai kaitan yang sangat erat, kasarannya ergonomi makro adalah ergonomi yang bersifat makro…..<br />
Maka dapat dikatakan juga Ergonomi Makro adalah pendekatan sistem sosioteknik dari tingkatan atas ke bawah yang diterapkan pada perancangan sistem kerja secara keseluruhan pada berbagai level interaksi ergonomi mikro seperti manusia-pekerjaan, manusia-mesin dan manusia-perangkat lunak. Bagi para ergonomist, ergonomi makro merupakan suatu perspektif untuk melihat sistem dalam skala yang lebih besar agar investasi dari ergonomi mikro lebih berhasil.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetaitarini.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetaitarini.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=23&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2009/02/02/ergonomi-makro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/efc57cde047cee595c20ec4767ad39a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetaitarini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>metopen&#8230;..</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/17/metopen/</link>
		<comments>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/17/metopen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 10:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bernadetaitarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetaitarini.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[sekarang neh nulis tentang metode sample&#8230;&#8230; agak-agak g ngerti seh maksudnya gmn coz mgg kmrn tu g masuk gitu,tapi nyoba lah&#8230;..tp klo msl ada miss understanding&#8230;..maap&#8230;maap&#8230;. pertama kita harus ngerti dunk sample itu apa&#8230;.klo ngomongin sample inget statistik iya g seh??????????? flashback dikit lah soal peluang dan temen2nya&#8230;. Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=20&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;">sekarang neh nulis tentang metode sample&#8230;&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">agak-agak g ngerti seh maksudnya gmn coz mgg kmrn tu g masuk gitu,tapi nyoba lah&#8230;..tp klo msl ada miss understanding&#8230;..maap&#8230;maap&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">pertama kita harus ngerti dunk sample itu apa&#8230;.klo ngomongin sample inget statistik iya g seh???????????</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">flashback dikit lah soal peluang dan temen2nya&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin pada suatu percobaan/kejadian.<br />
Ruang sampel suatu percobaan dapat dinyatakan dalam bentuk diagram pohon atau tabel.</span></p>
<p>Definisi titik sampel :</p>
<p>Titik sampel adalah anggota-anggota dari ruang sampel atau kemungkinan-kemungkinan yang muncul.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">2 Metode memilih </span></strong><strong><em><span style="font-size:14pt;font-family:Calibri;">Sample</span></em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><em><span style="font-family:Calibri;">1. Sampling With Replacement</span></em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">Mengambil </span><em><span style="font-family:&quot;">sample </span></em><span style="font-family:Calibri;">dimana obyek yang di-</span><em><span style="font-family:&quot;">sample </span></em><span style="font-family:Calibri;">dapat diambil kembali.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">Contoh: Diambil 1 koin dari kotak, diamati, dikembalikan ke dalam kotak, diambil lagi</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">1 koin dari kotak (bisa jadi koin yang sama) dan seterusnya hingga 10 koin</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">telah diamati.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><em><span style="font-family:Calibri;">2. Sampling Without Replacement</span></em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">Mengambil </span><em><span style="font-family:&quot;">sample </span></em><span style="font-family:Calibri;">dimana obyek yang di-</span><em><span style="font-family:&quot;">sample </span></em><span style="font-family:Calibri;">tidak dapat dipilih kembali.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">Contoh: Diambil 10 koin sekaligus dari kotak, lalu baru diamati semua koin tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><em><span style="font-family:Calibri;">Yang perlu diperhatikan:</span></em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;">· </span><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">Bila populasi yang akan di-</span><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sample </span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">besarnya hampir sama lebih banyak dengan </span><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sample</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">size</span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">, hasil yang didapat menggunakan metode 1 lebih kuat dibandingkan metode 2.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;">· </span><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">Bila ukuran populasi jauh lebih besar daripada </span><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sample size, </span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">kedua metode akan memilki</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">hasil yang tidak jauh berbeda.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;">· </span><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">Namun, bila menggunakan metode 1, kekuatan pembuktian untuk </span><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sample size </span></em><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">tertentu</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">akan tetap sama meskipun ukuran populasinya jauh lebih besar ataupun hampir sama</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">lebih banyak (ukuran populasi tidak berpengaruh). Ini berarti metode ini lebih mudah</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">untuk digunakan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Impresisi</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">Bila ditemukan 50 koin Rp 25 dan 50 koin Rp 50 dari 100 <strong><em>Sample Size </em></strong>yang diambil</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">dari 1000 koin yang ada, apakah dapat disimpulkan bahwa tepat 500 dari 1000</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">koin tersebut adalah pecahan Rp 50? Tentu tidak. Namun bila kita mengatakan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">bahwa </span><strong><span style="font-family:&quot;">sekitar </span></strong><span style="font-family:Calibri;">500 koin tersebut adalah pecahan Rp 50, terdapat kemungkinan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">bahwa pernyataan kita benar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">- Semakin sedikit informasi untuk dinyatakan, semakin besar kemungkinan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">benarnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">- Cara terbaik untuk memperbesar informasi tersebut adalah dengan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">mengumpulkan pernyataan-pernyataan terbaik sekitar hipotesis 500 dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">nyatakan bahwa salah satu dari ini kemungkinan besar benar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">- <strong><em>Observed frequency </em></strong>disini adalah 50% yang dimiliki koin Rp 50 dan <strong><em>Margin of</em></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">Error </span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">yang digunakan adalah 10% .</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Confidence Level</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">- </span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Confidence Level: </span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">Besarnya tingkat probabilitas bahwa pernyataan tersebut memang benar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">- Confidence level yang biasa digunakan adalah 0,95. Namun bisa juga nilai lain, tergantung</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:Calibri;">kebutuhan dan selera.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">50%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">60%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Calibri;">40%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="font-size:20pt;font-family:&quot;">Statistical Relations</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Bab ini menjelaskan tentang bagaimana menentukan perkiraan yang tepat terhadap</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sebuah populasi dengan berdasarkan pada 3 hal(fungsi statistik), yaitu:</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">1. Jumlah Sample(<em>Sample Size</em>)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">2. <em>Margin of Error</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">3. <em>Level of Confidence</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Untuk memahami ketiga fungsi di atas, kita bisa membandingkan dua buah sample,</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">misalnya sample 100 dan sample 50. Sample 100 akan memberikan informasi yang</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">lebih baik dibandingkan dengan sampel 50</span><span style="font-size:7pt;font-family:&quot;">1</span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">, karena memiliki ukuran yang lebih</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">besar. Sehingga sample 100 akan memiliki <em>margin of error </em>lebih kecil, meskipun</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">dengan nilai <em>level of confidence </em>yang sama. Jika <em>level of confidence </em>dari kedua</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sample di atas adalah 0.95. Maka <em>margin of error </em>dari sample 100 adalah 10% dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">margin of error </span></em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">sample 50 adalah 14%.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">60%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">50%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">40%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Jumlah Sample : 100 50</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Level of Confidence : 0.95 0.95</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Secara matematis, hubungan dari ketiga fungsi di atas dapat dituliskan sebagai</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:8pt;">1. </span><span style="font-size:10pt;">Jumlah sample yang besar akan memberikan informasi yang lebih baik sehingga kita dapat</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:10pt;">memprediksi frekuensi di sample dengan lebih tepat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">64%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">50%</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">36%</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetaitarini.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetaitarini.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=20&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/17/metopen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/efc57cde047cee595c20ec4767ad39a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetaitarini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>etika tehnik</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/17/etika-tehnik/</link>
		<comments>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/17/etika-tehnik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 10:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bernadetaitarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetaitarini.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[menanggapi apa yang telah di tulis di kuliahbersama.com&#8230;&#8230;. klo kita diminta untuk merancang sebuah alat untuk menghitung suara pada badan legislatif&#8230;..maka kira-kira gambarannya adalah sebuah alat yang dapat menghitung berapa banyak suara yang adaapabila akan ada pengambilan suara, tetapi kita juga harus mempertimbangkan kerahasiaan karena pemungutan suara itu sifatnya bebas dan rahasia&#8230;. paling tidak kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=18&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>menanggapi apa yang telah di tulis di <em><span style="text-decoration:underline;">kuliahbersama.com&#8230;&#8230;.</span></em></p>
<p>klo kita diminta untuk merancang sebuah alat untuk menghitung suara pada badan legislatif&#8230;..maka kira-kira gambarannya adalah sebuah alat yang dapat menghitung berapa banyak suara yang adaapabila akan ada pengambilan suara, tetapi kita juga harus mempertimbangkan kerahasiaan karena pemungutan suara itu sifatnya bebas dan rahasia&#8230;.</p>
<p>paling tidak kita kita memilih satu persatu orang unutk maju kemudian menentukan suara atau memberi setiap orang alat yang tinggal memencet tombolnya jika akan menentukan pilihannya&#8230;.</p>
<p>yahh seperti yang ada di indosiar waktu acara mamamia,supertwin atau apa lah&#8230;..yang menggunakan alat voter untuk mengambil suara tanpa harus diketahui identitas si pemilih..</p>
<p>contohnya jika si A memilih joko, mka si b tidak akan tahu karena si B tidak melihak bahwa si A menekan tombol joko&#8230;.begitu sebaliknya&#8230;.</p>
<p>akan lebih mudah dan menghemat waktu tentu nya dari pada harus dengan satu persatu orang maju kemudian masuk k kotak suara dan mencoblos&#8230;.lagi pula kemungkinan akan lebih akurat dari pada harus menghitung berapa kertas yang di coblos untuk si joko ataupun rivalnya&#8230;</p>
<p>dan kemungkinan manipulasi akan sangat kecil karena penghitungan dengan komputer dan hasilnya langsung akan ditampilkan&#8230;.</p>
<p>kira-kira seperti itu jika saya diminta merancang alat untuk penghitung suara,kerahasiaan nya terjaga dan sangat efektif serta efisian.</p>
<p>terima kasih semoga bermanfaat&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetaitarini.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetaitarini.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=18&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/17/etika-tehnik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/efc57cde047cee595c20ec4767ad39a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetaitarini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>metodologi penelitian tehnik industri</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/03/metodologi-penelitian-tehnik-industri/</link>
		<comments>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/03/metodologi-penelitian-tehnik-industri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 15:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bernadetaitarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetaitarini.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[all about kuesioner&#8230;. Kuisioner adalah suatu cara singkat untukmengumpulkan sejumlah data acakmengenai bagaimana cara menilai sistem yang ada, mengenai masalah yang mereka alami dalam pekerjaan mereka&#8230;. Cara merancang kuisioner yang baik: pertanyaan yang diberikan sebaiknya lebih dari tiga pertanyaan yang diberikan sebaiknya yang berhubungan dengan persoalan yang ingin diidentifikasi pertanyaan yang diberikan sebaiknya dibuat runtun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=7&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff00ff;">all about kuesioner&#8230;.<br />
</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff00ff;">Kuisioner adalah suatu cara singkat untukmengumpulkan sejumlah data acakmengenai bagaimana cara menilai sistem yang ada, mengenai masalah yang mereka alami dalam pekerjaan mereka&#8230;.<br />
</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff00ff;">Cara merancang kuisioner yang baik:</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;">pertanyaan yang diberikan sebaiknya lebih dari tiga</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;">pertanyaan yang diberikan sebaiknya yang berhubungan dengan persoalan yang ingin diidentifikasi</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;">pertanyaan yang diberikan sebaiknya dibuat runtun dan sistematis</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;">Meskipun bila menggunakan kuesioner dapat mengumpulkan masalah dengan cepat, namun untuk mendapatkan hasil yang sesuai harus direncanakan secara ekstensif.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><em><strong>Kondisi digunakan kuesioner:</strong></em></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;">Responden banyak<br />
</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;">Materi yang sama ditanyakan pada responden</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;">memudahkan untuk penelitian terhadap respond dari responden</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;">objek tidak praktis apabila menggunakan metode lain contohnya wawancara.</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">don&#8217;t forget it&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Untuk memperkenalkan diri pada awal kuisioner, karena tak sayang jika tak kenal… oleh karena itu memang sangat baik jika menjelaskan nama pemberian orang tua anda dan status anda di dunia perkuliahan anda agar responden tidak galau bin penasaran dan siapa tahu ada yang tertarik dengan anda ?</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">2 karakter kuisioner:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#ff00ff;">sebagai formulir; tipe variabel non laten: variabel-variabel yang langsung bisa diidentifikasi. Contoh: nama, jenis kelamin, usia, tinggi badan, tanggal lahir dan lain-lain.</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;">sebagai instrumen; tipe variabel laten: variabel-variabel yang murni untuk mengidentifikasi permasalahan kita.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#ff00ff;">Kuisioner dianggap valid jika pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan mampu mengukur sesuatu yang ingin diukur.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang jawabannya (responden) dapat memberikan opini secara langsung, seperti pada saat mengerjakan soal ujian esai.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Pertanyaan tertutup adalah pertanyaan yang jawabannya sudah disediakan dengan menggunakan skala prioritas (sering dijumpai berbentuk angka).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="font-size:14pt;">Metode</span></strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Open Ended Questions</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Pertanyaan yang diajukan diberikan tempat untuk dijawab responden secara</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">bebas tetapi singkat</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Contoh :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Bagaimana cara saudara meningkatkan teknik belajar diperguruan tinggi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">agar berhasil ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Arial;">/span&gt; Fill in the Blank Questions</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Pertanyaan yang ditujukan pada fakta yang spesifik , terbatas/tertentu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">berdasarkan fakta tetapi responden bebasmenjawab.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Contoh :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Siapa atasan langsung saudara ? </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Siapa dosen idola saudara ? </span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Multiple choice</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;">Responden dapat memilih pilihan yang spesifik, Pilihan sebaiknya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">terbatas</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Contoh:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Berapa jam rata-rata saudara belajar</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">A. tidak pernah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">B. kurang dari 1 jam</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">C. 1 sampai dengan 2 jam</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">D. lebih dari 2 jam</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Rating scales</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Responden memilih pada skala jawaban yg tersedia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Contoh :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Apakah saudara terkesan dengan cara dosen analis ?</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Ranking scales</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Responden diminta menomori item bergantung dari tingkat</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">kepentingannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Contoh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Aspek manakah yg paling penting yang berkaitan dengan kepuasan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">kerja ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">*.gaji</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">*.kerjasama team</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"><strong>Kelebihan kuisioner</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Ekonomis untuk responden yang besar</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Mudah diimplementasikan, diadministrasikan &amp; dinilai</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Mudah dianalisa</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong>Kekurangan kuisioner</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Kuisioner yang efektif biasanya sulit dibuat</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;"> Perlu uji coba sebelum kuisionenr disebar secara luas</span></li>
<li><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Arial;">Hanya untuk informasi yang spesifik, terbatas &amp; terjawab langsung oleh responden</span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Petunjuk Pemilihan Kata</em></strong></span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Gunakan      bahasa yang dipakai oleh responden</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Jangan      gunakan kata-kata yang tidak jelas dalam pilihan</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> kata-kata</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Jangan      memihak responden</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Hindari      bias dalam pilihan kata-kata</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Berikan      pertanyaan pada responden yang tepat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Pastikan      bahwa pertanyaan tersebut secara teknis</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> cukup akurat</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"> Gunakan PL      untuk memeriksa apakah level bacaannya</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> sudah tepat bagi responden</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Skala dalam kuisioner</em></strong></span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Penskalaan      adalah proses menetapkan</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">nomor-nomor atau simbol-simbol terhadap</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">suatu atribut atau karakteristik yang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">bertujuan untuk mengukur atribut atau</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">karakteristik tersebut</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Alasan Penggunaan penskalaan</em></strong></span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Mengukur      sikap atau karakteristik orangorang</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">yang menjawab kuisioner</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Agar      responden memilih subjek kuisioner</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Catatan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Fungsinya adalah mengklasifikasikan hasil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">respon untuk direfleksikan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Pengukuran</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Ada 4 bentuk skala pengukuran :</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Nominal</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Ordinal</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Interval</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;">Rasio</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Skala Nominal</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> Digunakan untuk mengklasifikasikan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Sesuatu, Merupakan bentuk pengukuran paling</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">lemah, biasanya semua penganalisis bisa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">menggunakannya untuk memperoleh</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">jumlah total untuk setiap klasifikasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Contoh Nominal :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Apa jenis PL yang sering anda pakai ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">1 = Pengolah Kata</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">2 = Spreadsheet</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">3 = Basisdata</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">4 = Program Email</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Skala Ordinal</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Memungkinkan dilakukannya klasifikasi</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Menggunakan susunan posisi</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Pengguna akhir diminta untuk melingkari</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> pilihannya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Skala ordinal sangat berguna karena satu</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> kelas bernilai lebih besar atau lebih kecil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> dari kelas lainnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Contoh Ordinal</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Staf pendukung dari kelompok pendukung</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">teknis bersifat :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">1.Benar-benar sangat membantu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">2.Sangat membantu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">3.Cukup membantu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">4.Tidak membantu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">5.Tidak membantu sama sekali</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Skala Interval</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Memiliki karakteristik dimana interval</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">diantara masing-masing nomor adalah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">sama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Contoh adalah skala fahrenheit dan</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">celsius yang digunakan untuk mengukur</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">suhu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Skala Rasio</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Interval-interval diantara nomor</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">diasumsikan sama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Memiliki nilai absolut nol</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Contoh :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Berapa lama kira-kira dalam satu jam anda</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">menghabiskan waktu untuk mengakses</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">internet setiap hari?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">0 2 4 6 8</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Petunjuk penggunaan skala :</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span>Skala rasio bila intervalnya sama dan ada nol</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> absolut</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span>Skala interval bila diasumsikan bahwa intervalintervalnya</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> sama tetapi tidak ada nol absolut</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span>Skala ordinal bila tidak mungkin</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> mengasumsikan interval-intervalnya sama tetapi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> bila kelas-kelasnya bisa diurutkan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span>Skala nominal bila penganalisis sistem ingin</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> mengklasifikasikan sesuatu namun tidak bisa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> dibuat urut-urutannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Merancang Kuisioner</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Ada beberapa prinsip dasar untuk</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">merancang formulir untuk input data</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">sehingga memberi gambaran yang baik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">untuk responden :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Arial;">*.</span>Format Kuisioner</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Arial;">*.</span>Urutan Pertanyaan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Format Kuisioner</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Memberi ruang kosong secukupnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> Memberi ruang yang cukup untuk respons</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span>Meminta respon menandai jawabannya</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">dengan lebih jelas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span>Menggunakan tujuan-tujuan untuk</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">membantu menentukan format</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:39pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;">c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><span style="font-family:Arial;">􀂄</span>Konsistensi dengan gaya</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Urutan Pertanyaan</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Wingdings;">v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Pertanyaan-pertanyaan mengenai pentingnya bagi responden untuk terus, pertanyaan harus berkaitan dengan subjek yang dianggap responden penting</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Wingdings;">v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Item-item dari isi yang sama</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Wingdings;">v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Menggunakan tendensi asosiasi responden</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Wingdings;">v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Kemukakan item yang tidak terlalu controversial terlebih dahulu</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong><em>Menyusun Pertanyaan-pertanyaan</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Memanggil semua responden bersama-sama dalam waktu yang sama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Kelebihan : Tidak terlalu lama dan akan lebih mampu mengontrol situasi pengumpulan data dengan jaminan setiap orang menerima instruksi yang sama dan 100 % form akan kembali</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#ff00ff;"><span style="font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span>Kekurangan : Tidak semua orang didalam sample memiliki waktu luang pada waktu yang dijadwalkandan kemungkinan timbul sedikit kejengkelan karena mereka harus memfokuskan diri pada kuisioner sementara pekerjaan lain sudah menunggu.</span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">demikian apa yang ingin saya tulis tentang kuesioner&#8230;.bila ada kekurangan mohon kritik dan sarannya&#8230;..terimakasih<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetaitarini.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetaitarini.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=7&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/11/03/metodologi-penelitian-tehnik-industri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/efc57cde047cee595c20ec4767ad39a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetaitarini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>etika tehnik</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/10/27/3/</link>
		<comments>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/10/27/3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 02:43:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bernadetaitarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etika Tehnik]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Etika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetaitarini.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[etika, kebiasaan, adat atau akhlak dan watak. Filsuf besar Aristoteles, kata Bertens, telah menggunakan kata etika ini dalam menggambarkan filsafat moral, yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan. Bertens juga mengatakan bahwa di dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, karangan Purwadarminta, etika dirumuskan sebagai ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral), sedangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=3&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#0000ff;">etika,</span></strong></p>
<p><span style="color:#0000ff;">kebiasaan, adat atau akhlak dan watak. Filsuf besar Aristoteles, kata Bertens,  telah menggunakan kata etika ini dalam menggambarkan filsafat moral, yaitu ilmu  tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan. Bertens juga  mengatakan bahwa di dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, karangan Purwadarminta,  etika dirumuskan sebagai ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral),  sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Departemen Pendidikan dan  Kebudayaan, 1988), istilah etika disebut sebagai (1) ilmu tentang apa yang baik  dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral; (2) kumpulan asas atau  nilai yang berkenaan dengan akhlak; dan (3) nilai mengenai benar dan salah yang  dianut suatu golongan atau masyarakat.</span></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">3 arti penting etika:</span></strong></p>
<p><span style="color:#0000ff;">*.sebagai nilai-nilai moral dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok untuk mengatur tingkah lakunya, atau disebut sebagai sistem nilai.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">*.etika sebagai kumpulan asas atau nilai moral yang sering dikenal dengan kode etik.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">*. sebagai ilmu tentang baik dan buruk, yang acap kali disebut filsafat moral.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Perbedaan konsep etika dengan konsep etiket; Etika lebih menggambarkan norma tentang perluasan itu sendiri, yaitu apakah suatu perbuatan boleh atau tidak boleh dilakukan, misal mengambil barang milik orang lain tanpa ijin tidak pernah diperbolehkan,Sementara etiket menggambarkan cara suatu perbuatan itu dilakukan oleh manusia, dan berlaku hanya dalam pergaulan atau interaksi dengan orang lain, dan cenderung berlaku dalam kalangan tertentu saja. misalnya memberi sesuatu kepada orang lain dengan tangan kiri merupakan cara yang kurang sopan menurut kebudayaan tertentu,tapi tidak dipersoalkan bagi kebudayaan lain.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Karena itu etiket lebih bersifat relatif dan cenderung mengutamakan simbol lahiriah, bila dibandingkan dengan etika yang cenderung berlaku universal dan menggambarkan sunggu-sungguh sikap batin.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Istilah lain yang identik dengan etika, yaitu:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	 Susila (Sanskerta), lebih menunjukkan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup (sila) yang lebih baik (su). </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	 Akhlak (Arab), berarti moral, dan etika berarti ilmu akhlak. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Filsuf Aristoteles, dalam bukunya Etika Nikomacheia, menjelaskan tentang pembahasan Etika, sebagai berikut:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Terminius Techicus, Pengertian etika dalam hal ini adalah, etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Manner dan Custom, Membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat manusia (In herent in human nature) yang terikat dengan pengertian “baik dan buruk” suatu tingkah laku atau perbuatan manusia. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Pengertian dan definisi Etika dari para filsuf atau ahli berbeda dalam pokok perhatiannya; antara lain:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">1.	Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat dari hak (The principles of morality, including the science of good and the nature of the right) </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">2.	Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama dari kegiatan manusia. (The rules of conduct, recognize in respect to a particular class of human actions) </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">3.	Ilmu watak manusia yang ideal, dan prinsip-prinsip moral sebagai individual. (The science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual) </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">4.	Merupakan ilmu mengenai suatu kewajiban (The science of duty) </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Macam-macam Etika</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Dalam membahas Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis, yaitu sama halnya dengan berbicara moral (mores). Manusia disebut etis, ialah manusia secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan pihak yang lainnya, antara rohani dengan jasmaninya, dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Termasuk di dalamnya membahas nilai-nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika, terdapat dua macam etika (Keraf: 1991: 23), sebagai berikut:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Etika Deskriptif</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Da-pat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertindak secara etis.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Etika Normatif</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi Etika Normatif merupakan norma-norma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Dari berbagai pembahasan definisi tentang etika tersebut di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga (3) jenis definisi, yaitu sebagai berikut:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Jenis pertama, etika dipandang sebagai cabang filsafat yang khusus membicarakan tentang nilai baik dan buruk dari perilaku manusia. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Jenis kedua, etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang membicarakan baik buruknya perilaku manusia dalam kehidupan bersama. Definisi tersebut tidak melihat kenyataan bahwa ada keragaman norma, karena adanya ketidaksamaan waktu dan tempat, akhirnya etika menjadi ilmu yang deskriptif dan lebih bersifat sosiologik. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	 Jenis ketiga, etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat normatif, dan evaluatif yang hanya memberikan nilai baik buruknya terhadap perilaku manusia. Dalam hal ini tidak perlu menunjukkan adanya fakta, cukup informasi, menganjurkan dan merefleksikan. Definisi etika ini lebih bersifat informatif, direktif dan reflektif. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Norma dan Kaidah</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Di dalam kehidupan sehari-hari sering dikenal dengan istilah norma-norma atau kaidah, yaitu biasanya suatu nilai yang mengatur dan memberikan pedoman atau patokan tertentu bagi setiap orang atau masyarakat untuk bersikap tindak, dan berperilaku sesuai dengan peraturan-peraturan yang telah disepakati bersama. Patokan atau pedoman tersebut sebagai norma (norm) atau kaidah yang merupakan standar yang harus ditaati atau dipatuhi (Soekanto: 1989:7).</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Kehidupan masyarakat terdapat berbagai golongan dan aliran yang beraneka ragam, masing-masing mempunyai kepentingan sendiri, akan tetapi kepentingan bersama itu mengharuskan adanya ketertiban dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk peraturan yang disepakati bersama, yang mengatur tingkah laku dalam masyarakat, yang disebut peraturan hidup.Untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan kehidupan dengan aman, tertib dan damai tanpa gangguan tersebut, maka diperlukan suatu tata (orde=ordnung), dan tata itu diwujudkan dalam “aturan main” yang menjadi pedoman bagi segala pergaulan kehidupan sehari-hari, sehingga kepentingan masing-masing anggota masyarakat terpelihara dan terjamin. Setiap anggota masyarakat mengetahui “hak dan kewajibannya masing-masing sesuai dengan tata peraturan”, dan tata itu lazim disebut “kaedah” (bahasa Arab), dan “norma” (bahasa Latin) atau ukuran-ukuran yang menjadi pedoman, norma-norma tersebut mempunyai dua macam menurut isinya, yaitu:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">1.	Perintah, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">2.	Larangan, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang tidak baik.Artinya norma adalah untuk memberikan petunjuk kepada manusia bagaimana seseorang hams bertindak dalam masyarakat serta perbuatan-perbuatan mana yang harus dijalankannya, dan perbuatan-perbuatan mana yang harus dihindari (Kansil, 1989:81). </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Norma-norma itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukuman terhadap siapa yang telah melanggarnya. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi, misalnya sebagai berikut:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Semestinya tahu aturan tidak akan berbicara sambil menghisap rokok di hadapan tamu atau orang yang dihormatinya, dan sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap tidak sopan walaupun merokok itu tidak dilarang.Seseorang tamu yang hendak pulang, menurut tata krama harus diantar sampai di muka pintu rumah atau kantor, bila tidak maka sanksinya hanya berupa celaan karena dianggap sombong dan tidak menghormati tamunya. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Mengangkat gagang telepon setelah di ujung bunyi ke tiga kalinya serta mengucapkan salam, dan jika mengangkat telepon sedang berdering dengan kasar, maka sanksinya dianggap “intrupsi” adalah menunjukkan ketidaksenangan yang tidak sopan dan tidak menghormati si penelepon atau orang yang ada disekitarnya. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka sanksinya cukup berat dan bersangkutan dikenakan sanksi hukuman, baik hukuman pidana penjara maupun perdata (ganti rugi). </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Kemudian norma tersebut dalam pergaulan hidup terdapat empat (4) kaedah atau norma, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum . Dalam pelaksanaannya, terbagi lagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum, pemberlakuan norma-norma itu dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua macam kaidah, sebagai berikut:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">1. Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kehidupan yang beriman. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Kehidupan kesusilaan, nilai moral, dan etika yang tertuju pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nu-rani yang berakhlak berbudi luhur (akhlakul kharimah). </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">2. Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat) meliputi:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Kaidah atau norma-norma sopan-santun, tata krama dan etiketdalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat (pleasantliving together). </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">•	Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat yang penuh dengan kepastian atau ketenteraman (peaceful living together).Sedangkan masalah norma non hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya akan dibahas secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi Humas/PR, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Norma moral tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap para mahasiswanya, melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, juiur, bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab.Terlepas dari mereka sebagai profesional tersebut jitu atau tidak dalam memberikan obat sebagai penyembuhnya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah dengan tepat. Dalam hal ini yang ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama atau kehidupan manusia.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Pada akhirnya nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standard profesi adalah memberikan jalan, pedoman, tolok ukur dan acuan untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masing-masing. Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya, secara matang baik-buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab atau integritas yang tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif), tetapi lebih ditekankan kepada kepentingan yang lebih luas (obyektif).</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Etiket</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Pengertian etiket dan etika sering dicampuradukkan, padahal kedua istilah tersebut terdapat arti yang berbeda, walaupun ada persamaannya. Istilah etika sebagaimana dijelaskan sebelumnya adalah berkaitan dengan moral (mores), sedangkan kata etiket adalah berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan tidak melakukan sesuatu perbuatan.Istilah etiket berasal dari Etiquette (Perancis) yang berarti dari awal suatu kartu undangan yang biasanya dipergunakan semasa raja-raja di Perancis mengadakan pertemuan resmi, pesta dan resepsi untuk kalangan para elite kerajaan atau bangsawan. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Dalam pertemuan tersebut telah ditentukan atau disepakati berbagai peraturan atau tata krama yang harus dipatuhi, seperti cara berpakaian (tata busana), cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan si kap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi.Definisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Pendapat lain mengatakan bahwa etiket adalah tata aturan sopan santun yang disetujui oleh masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam bertingkah lake sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan.Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu selain ada persamaannya, dan juga ada empat perbedaan antara etika dan etiket, yaitu secara umumnya sebagai berikut:</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">1.	Etika adalah niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya. Etiket adalah menetapkan cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">2.	Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya. Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">3.	Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dan yang salah harus mendapat sanksi.Etiket bersifat relatif, yaitu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di tempat daerah lainnya. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">4.	Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang hadir.Etiket hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka etiket itu tidak berlaku. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetaitarini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetaitarini.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=3&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/10/27/3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/efc57cde047cee595c20ec4767ad39a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetaitarini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/10/27/hello-world/</link>
		<comments>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/10/27/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 02:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bernadetaitarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=1&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetaitarini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetaitarini.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetaitarini.wordpress.com&amp;blog=5309839&amp;post=1&amp;subd=bernadetaitarini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetaitarini.wordpress.com/2008/10/27/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/efc57cde047cee595c20ec4767ad39a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetaitarini</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
